Membuka Rekening Tabungan Junio BRI Untuk Baby Agha

25 Jul 2014

Berawal dari baby Agha dapat kunjungan dari teman kantor ibunya, sebelum pulang teman-teman “menyelipkan” amplop sebagai ucapan selamat atas kelahiran baby Agha, langsung terfikir kalo itu adalah “punya” baby Agha dan jangan sampai kepakai oleh ibunya. Beberapa hari kemudian om-nya Agha juga datang dan Agha dapat “rezeki” lagi, begitu juga dengan kedatangan maktuo dari Suradita. Ternyata, selain Agha “panen” kado, Agha “panen” amplop juga, Alhamdulillah…..

Beberapa lama, “rezeki”nya Agha tersimpan dengan aman dalam amplop, tapi lama-lama terfikir tuk membukakan tabungan tuk Agha. Langsung nge-googling tabungan anak, lumayan banyak jenis tabungan anak yang ada di Bank nasional. Sempat memutuskan akan membuka dimana tapi akhirnya terlupakan karena lumayan sibuk. Karena saya cuma punya rekening di Bank Mandiri dan BRI otomatis pilihannya salah satunya supaya mudah nantinya untuk transfer dll.. Saat mengurus ATM BRI yg terblokir sempat bertanya kepada customer service di BRI tentang bisa atau tidak bayi punya rekening anak, dijawab oleh CS bahwa bisa dengan syarat membawa akte. Sehubungan dengan akta Agha belum jadi otomatis Agha belum jadi dibukakan rekening tabungan.

Setelah akte Agha jadi dan ada waktu tuk ke BRI, mulai deh antri, seperti biasa antrian di CS cukup lama mencair, pas tiba giliran dan menyampaikan maksud ternyata syaratnya ga cuma akte, harus ada KK juga. Sedikit memelas minta agar dibolehkan meski cuma bawa akte, ternyata tidak berhasil:-(. Jadi sedikit sebel ceritanya.

Besoknya saat sudah menyiapkan akta dan KK, dengan sedikit rasa sebel sm BRI (dengan kejadian ditolak sebelumnya) dan karena BRI juga sering offline (pengalaman pribadi nih he,he,), kepikiran tuk buka rekening anak di bank mandiri. Seperti biasa antri di CS, lumayan cepat karena antrian sedikit, dan ternyata setelah nyampe di CS, Bank Mandiri tidak punya jenis tabungan anak, oh no,,,,,kenapa ga googling dulu sih ya. Langsung putar balik:-(. Pilihannya tinggal satu, yaitu BRI. Karena dah siapin berkas, daripada sia-sia dengan sedikit lemes karena lagi puasa langsung menuju BRI dan oh no (lagi),,,,ternyata BRI lagi offline, dan tidak bisa membuka tabungan saat itu.

Pulang dari mengurus askes (BPJS) tuk Agha, yang berarti berkas2 seperti akte dan KK juga ada, maka kepikiran tuk ke BRI (lagi), tapi kali ini di cabang yang berbeda dengan sebelumnya. Antri di CS, nunggu bentar akhirnya dipanggil juga. Sempat ditanya, apakah ortu Agha punya rekening BRI, “ya ada” jawab saya, ditanya apakah bawa buku tabungan, “tidak ada”, kalau atm?, “ada”. Dengan menggunakan atm, data dan no rekening induk diketahui. Selanjutnya diminta KTP asli, sama fotokopi akte dan KK, petugas CS sibuk menyiapkan dan membuka rekening tuk Agha.

Sempat lama karena ada sedikit masalah saat mengaktivasi kartu ATM, tapi akhirnya selesai juga. Kartu atm dengan gambar tokoh Superman dan buku tabungan dengan nama saya QQ nama Agha akhirnya ditangan. Souvenir yang awalnya “dimungkinkan” tuk diberikan ke Agha akhirnya tidak jadi, karena bagian yang mengurusi souvenir lagi tidak ditempat, kata CS-nya. Yah cuma PHP aja, padahal di lemari kacanya nangkring dengan rapi macam-macam souvenir tabungan junio BRI.

1531c4ff4c8c7c99e468be4b2673ed5a_image

Info dari CS waktu itu, junio BRI tidak ada biaya administrasi, bisa internet banking, hanya bisa ambil uang di atm-nya BRI aja dan tidak bisa tuk belanja/debet. Niatnya, nanti aja googling2 lagi tentang fasilitas2 dan ketentuan nasabah junio BRI, yang cukup lengkap di web-nya BRI dengan link : https://eform.bri.co.id/home/detail/junio .

Alhamdulillah baby Agha sudah punya tabungan. Semoga kedepannya Bapak dan Ibu tidak lupa menyisihkan rezeki untuk masa depan Agha dan Agha juga sebentar lagi bisa belajar menabung. Insyaallah tabungan ini nantinya dimanfaatkan untuk kebutuhan dan keperluan Agha. Aamiin.


TAGS Tabungan junio BRI anak membuka rekening


-

Author

Follow Me